Perbedaan Sabung Ayam di Thailand, Laos dan Cambodia

Thailand, Laos dan Cambodia merupakan 3 negara Asia Tenggara yang saling berdekatan satu sama lain. Ketiga Negara yang masuk dalam kategori Asia Tenggara Daratan ini dikenal memiliki budaya yang memiliki kemiripan antara satu dan lainnya sehingga banyak kebudayaan atau adat istiadat dari mereka yang hampir mirip.

Salah satunya adalah Sabung Ayam. Sabung Ayam yang memang merupakan kegiatan yang sudah cukup tua bahkan hampir bisa ditemukan dimanapun ini juga dikenal oleh ketiga negara tersebut. Di Thailand Sabung Ayam dikenal dengan nama Cockfight, di Laos dikenal dengan nama Teekai, dan di Cambodia dikenal dengan nama Mon Jul

Dari nama saja sudah berbeda, lantas apa lagi sih yang membedakan kegiatan ini di tiga negara tersebut.

Thailand

Thailand dikenal merupakan negara yang mempopulerkan sabung ayam. Pastinya anda pernah mendengar nama Ayam Bangkok, memang ayam ini berhasil dibiakkan oleh para peternak atau para pengemar ayam aduan dari negara tersebut. Di Thailand budaya adu ayam sangat kental dan membawa harkat dan kebanggaan tersendiri bagi sang pemilik ayam aduan ketika ayamnya menang.

Mengadu ayam di Thailand tidak sembarangan, kegiatan ini memiliki tingkat setara dengan kegiatan Adu Muay Thai. Ayam yang akan diadu biasanya menggunakan taji alami, atau ada juga yang kadang tajinya di buat tumpul dan dilapisi dengan sarung taji mirip seperti sarung tinju.

Persis seperti di Indonesia, ayam akan diadu dalam beberapa airan, airan disini adalah waktu istirahat dimana ayam akan dibasuh air agar kembali segar dan dapat melanjutkan pertarungan. Negara inilah yang kurang lebih memberikan pengaruh paling besar terhadap kegiatan sabung ayam modern, khususnya di Indonesia hingga saat ini.

LAOS

Kegiatan sabung ayam dinegara Laos juga kurang lebih hampir sama dengan di Thailand. Yang jadi perbedaan adalah jenis ayam yang digunakan lebih banyak. Jika di Thailand anda akan kebanyakan melihat ayam Bangkok, atau Ayam Burma, di Laos anda akan melihat ayam yang lebih kecil, ayam botak, ayam asil dan masih banyak jenis ayam lainnya.

Tentunya pertandingan juga disesuaikan dengan postur dan fisik dari ayam yang akan diadu. Tetapi taji yang digunakan tetap taji natural dari ayam yang kadang juga dilapisi dengan sarung tinju dan semacamnya.

Perbedaan yang paling mencolok adalah banyaknya perjudian secara terang-terangan dalam setiap kegiatan sabung ayam di Laos. Laos sendiri tidak melegalkan kegiatan perjudian, tetapi jika dalam acara sabung ayam, hal ini tidak berlaku dan merupakan hal yang umum ditemukan setiap kali ada kegiatan adu ayam.

CAMBODIA

Negara Cambodia merupakan negara ketiga yang kita bahas terakhir. Negara yang akhir-akhir ini cukup kontroversial karena melegalkan perjudian di negara mereka. Walaupun begitu sebenarnya hal ini tidak berlaku pada kegiatan sabung ayam. Perjudian yang dianggap legal dinegara ini adalah perjudian yang berbentuk casino dan memiliki izin untuk mendirikan perusahaan judi.

Jadi sabung ayam yang ada perjudian didalamnya dianggap ilegal di negara ini. Tetapi beberapa sumber lokal mengatakan banyak tempat-tempat kegiatan sabung ayam ilegal dimana pihak kepolisian tidak berkutik untuk menyentuhnya. Sabung Ayam yang dilakukan juga lebih kejam karena ayam yang diadu biasanya akan dipasangkan taji atau pisau yang tajam terbuat dari besi ataupun baja.

Taji tersebut dibuat agar pertandingan menjadi lebih cepat dan faktor keberuntungan pun berpengaruh dalam pertandingan tersebut. Kegiatan bertarungnya dan peraturannnya juga kurang lebih sama tetapi tidak ada bentuk airan dalam sabung ayam pisau ini. Hal tersebut tentunya karena fatalnya pisau taji berpengaruh dalam waktu pertandingan dikarenakan ayam yang terkena pisau sudah dipastikan tidak berkutik dan mengucurkan banyak darah.


Itulah tadi perbedaan Sabung ayam dari Thailand, Laos dan Cambodia yang membuat kaya kegiatan sabung ayam baik di darat maupun secara online dan menjadi konsumsi masyarakat di tiap-tiap daerah.0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *